Had To Be Made

Diego Costa Dihukum Delapan Pertandingan

Atletico Madrid sudah dipastikan tidak bisa menggunakan jasa Diego Costa sampai dengan akhir musim, setelah penyerang internasional Spanyol itu dihukum oleh federasi sepakbola Spanyol karena menghina wasit Jesus Manzano dalam kekalahan dari Barcelona.

Bekas penyerang Chelsea itu mendapatkan kartu merah langsung di menit ke-28 setelah ia mendekati wasit Manzano di lapangan dan menerakinya. Detail mengenai keributan itu sudah mendapat perhatian serius dari komite wasit Liga Spanyol. Dalam laporan pertandingan Manzano menulis Costa melontarkan kalimat kasar: “Ibumu seorang pelacur!”

Costa juga sempat menarik tangan dari sang wasit dan akhirnya mampu dilerai oleh bek Barcelona, Gerard Pique.

Karena tindakan brutalnya, Costa akan dikenakan hukuman berat. Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) sudah menjatuhkan sanski sebanyak delapan pertandingan. Empat pertandingan karena menghina menghina ofisial dan empat lainnya karena menarik tangan wasit dan terkena kartu merah. RFEF juga akan memberikan denda €2.800 kepada Costa.

Atletico tetap memiliki hak untuk melakukan banding. Jika klub tidak mengajukan banding maka Costa akan absen hingga akhir musim, karena pertandingan di Liga hanya tersisa tujuh pertandingan lagi.

Kekalahan 2-0 di Camp Nou minggu lalu membuat tim Diego Simeone kini sudah terpaut 11 poin dari Barcelona yang menduduki posisi puncak klasemen Liga Spanyol.

Sarri Real Gajinya di Potong

Bos Chelsea, Maurizio Sarri sudah menyatakan bahwa gajinya siap dipotong jika itu bisa menyadarkan FA bahwa jadwal dari tim Inggris secara keseluruhannya sudah dipersulit. Dia percaya tim Inggris akan kesulitan menghadapi kejuaran Eropa jika FA tidak dibenahi.

Keresahan Sarri ini diawali dari Chelsea melawan West Ham West Ham, Selasa (9/4) dini hari WIB nanti, hanya berselang tiga hari dari pertandingan The Blues menyambangi Slavia Praha di ajang Liga Europa, Jumat (12/4).

Menurut Sarri, jadawal padat ini tidak akan membantu tim tim Inggris di kejuaraan Eropa. Dia yakin tim-tim asal Inggris akan sulit mendapatkan tropi jika tidak ada perubahan yang dilakukan FA.

Lalu terlebih lagi hanya Inggris yang memiliki kompetisi domestik selain Liga yakni Carabao Cup dan Piala FA.

Sarri menyakini bukan hanya timnya saja yang mengeluh tentang jadwal padat ini, tetapi Premier League seakan seakan tidak mau tahu tentang kesulitan ini. Sebab itu, Sarri real gajinya dipotong agar dapat membuka mata mereka.

“Ya, tentu saja [rela gaji dipotong], sebab gaji tidaklah terlalu penting buat saya,” tegas Sarri di fourfourtwo.

“Bagi saya, yang penting saya bersenang-senang dan makan gaji buta bukanlah yang saya senangi.”

“Saya tidak bisa memahami kami akan pergi ke praha untuk mewakili Chelsea di Kejuaraan Eropa,” sambungnya.

Scroll To Top